Penjelasan Biologis Atas Kejahatan

Auguste Komte ( 1798-1857), sosiologi Prancis, membawa pengaruh penting bagi tokoh-tokoh mazhab positif ( termasuk mazhab biologis ). Meskipun tokoh paling terkenal dari pendekatan ini adalah Lembroso, namun sebenarnya ia dapat menelusuri hingga abad ke-16 yaitu ketika Giambatista della Porta ( 1535-1615) menemukan physognomi, yaitu study tentang bentuk-bentuk muka dan hubungannya dengan tingkah laku manusia. Usaha porta ini dihidupkan kemabali oleh Johan Caspar laveter ( 1741-1801), tokoh dari Prenologi tersebut menjelaskan bahwa benjolan-benjolan pada otak merupakan indikasi dari kecenderungan sosiologis yang akan mempegaruhi tingkah laku seseorang.

Jadi, pada abad ke -19, ilmu pengetahuan physiognomi telah memperkenalkan faktor-faktor biologis tertentu ke dalam studi tentang sebab-sebab kejahatan.



sumber

Post a Comment