Makiyah dan Madaniyah Al-qur'an

Makiyah dan Madaniyah Al-qur'an
Surat-surat dan ayat-ayat Al-Qur’an dapat dikelompokkan menjadi Makkiyah dan Madaniyah. Para ulama mendasarkan pembagian tersebut kepada salah satu dari tiga aspek berikut ini:
  • Berdasarkan masa turunnya. Yang diturunkan sebelum Hijrah dari Makkahke Madinah dan sekitarnya dan yang diturunkan sesudah Hijrah dinamai Madaniyah walaupun turunnya bukan di Madinah dan sekitarnya.
  • Berdasarkan tempat turunnya. Yang diturunkan di Makkah dan sekitarnya disebut Makkiyah dan yang diturunkan di Madinah dan sekitarnya dinamai Madaniyah.
  • Berdasarkan sasaran pembicaraan. Yang ditunjukan untuk penduduk Makkah dinamai Makkiyah dan yang ditujukan kepada penduduk Madinah disebut Madaniyah.

Setelah mempelajari surat dan ayat-ayat Makkiyah, para ulama merumuskan kriterianya sebagai berikut:
  • Ada ayat sajadah
  • Ada lafazh kalla (33x dalam 15 surat)
  • Ada ayat Ya Ayyuhannas, dan tidak ada Ya Ayyuhalladzina amanu (kecuali surat Al-Hajj)
  • Ada kisah para Nabi dan umat-umat sebelumnya (kecuali surat Al-Baqarah)
  • Ada kisah Nabi Adam dan Iblis (kecuali surat Al-Baqarah)
  • Setiap surat yang dibuka dengan huruf hujaiyah seperti Alif-lam-mim; Alif-lam-ra; Ha-mim dan semacamnya (kecuali surat Al-Baqarah dan)
  • Surat-surat yang ayatnya pendek-pendek, bersajak, i’jaz al ‘ibrahim dan padat isinya.
  • Bersisi ajaran tentang aqidah (tauhid menyembah Allah SWT semata, risalah Nabi Muhammad SAW, Hari Akhir, mujadalah kaum musyirikin dengan dalil-dalil akal dan ayat-ayat kauniyah)
  • Surat-surat yang berisi peletakan dasar-dasar tasyri’.
Setelah mempelajari surat dan ayat-ayat Madaniyah para ulama merumuskan kriterianya sebagai berikut:
  • Ada ayat Ayyuhalladzina amanu
  • Ada faridhah (kewajiban) dan sanksi pidana
  • Membahas tentang kaum munfikin (kecuali surat Al-Ankabut); mengungkap tentang perilaku mereka, memuka rahasia-rahasia mereka, dan menjelaskan bahaya kaum munafikin terhadap umat islam
  • Ada mujadalah Ahl al-Kitab (Yahudi dan Nasrani), seruan terhadapmereka untuk masuk islam, mengungkap pemalsuan al-kitab dlsb.
  • Ada ajaran tentang ibadah, mu’amalah, pidana, aturan berkeluarga, warisan, keutamaan, jihad dan lain-lain
  • Setiap surat yang ayatnya panjang-panjang dan bergaya prosa liris.
Dibawah ini uraian ringkas tentang urgensi kajian Makkiyah dan Madaniyah tersebut, antara lain:
  • Dengan mengetahui tempat dan priode turunnya ayat-ayat Al-Qur’an, seorang mufasir dapat menafsirkan ayat-ayat tersebut dengan tepat dan benar.
  • Dengan menelusuri tempat dan fase turunnya ayat-ayat Al-Qur’an melalui kajian Makkiyah dan Madaniyah kita dapat pelajaran bagaimana strategi dakwah yang tepat sehingga dakwah lebih efektif.
  • Dengan mempelajari ayat-ayat yang turun kepada Nabi Muhammad SAW mulai dari ayat pertama pada priode Makkah sampai ayat terakhir pada priode Madinah, kita dapat mengikuti perjalanan hidup beliau.
  • Kajian terhadap Makkiyah dan Madaniyah menunjukkan betapa tingginya perhatian kaum muslimin sejak generasi awal terhadap sejarah turunnya Al-Qur’an.



sumber

Post a Comment