DAMPAK PSIKOLOGIS NEGATIF PENGGUNAAN KOMPUTER YANG BERLEBIHAN


Anti Sosial

Seseorang dapat terpengaruh kondisi psikologisnya oleh beberapa tayangan dari software game yang menyuguhi adegan kekerasan. Permainan komputer dengan kandungan kekerasan memiiliki tingkatterpaan kekerasan yang samaa seperti terpaan dalam televisi.

Computer Anxiety (Takut Dan Cemas Bila Dihadapkan Dengan Komputer)

Ketakutan terhadap komputer sering terjadi hampir seperempat populasi pemakai komputer kalangan orang dewasa. Beberapa dari kasus yang paling menakutkan yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual disertai pusing, vertigo dan berkeringat banyak, penyebab ketakutan tersebut diantaranya disebabkan oleh kecemasan yang dihadapkan oleh orang-orang non tekhnis dan dihadapkan pada sistem tekhnis yang menyulitkan, biasanya ketakutan tersebut di dapati oleh perempuan yang lemah akan matematika

Addict Terhadap Internet

Biasanya orang yang menalami gejala psikologis seperti menggunakan internet layaknya orang kelaparan yang tidak akan pernah kenyang, bisa dikatakan seperti kecanduan obat. Komputer dan fitur yang ditawarkan layaknya obat yang harus diminum jika tidak meminumnya akan merasakan sakit. Rasa ketagihan yang membuat orang terus menerus menggunakan komputer menurut ahli merupakan indikasi dari pembentukan kebiasaaan media. Dan yang mematikan adiksi ini dapat menghancurkan kehidupan manusia.Jadi kehidupan seseorang dapat hancur melalui internet karena perilaku adiksinya terhadap internet.


sumber

RISIKO END-USER COMPUTING


Manfaat EUC bukannya tanpa biaya. Saat para pemakai mengembangkan sistem mereka sendiri, perusahaan dihadapkan pada sejumlah resiko:

Sistem Yang Buruk Sasarannya

Pemakai akhir mungkin menerapkan komputer untuk penerapan yang seharusnya dilaksanakan dengan cara lain, misalnya secara manual

Sistem Yang Buruk Rancangan Dan Dokumentasinya

Pemakai akhir, walau memiliki pengetahuan yang tinggi tentang komputer, tidak dapat menandingi profesionalisme spesialis informasi dalam hal merancang sistem.Selain itu, dalam ketergesaan untuk menggunakan sistem, pemakai akhir cenderung mengabaikan perlunya mendokumentasikan rancangan mereka supaya sistem itu dapat dipelihara.

Penggunaan Sumberdaya Informasi Yang Tidak Efisien

Saat tidak ada pengendalian terpusat atas perolehan perangkat keras dan perangkat lunak, perusahaan akhirnya dapat memiliki perangkat keras yang tidak kompatibel dan perangkat lunak yang berlebihan.Misalnya berbagai merek komputer pribadi yang dibeli tidak dapat dihubungkan untuk membentuk jaringan, dan beberapa copy perangkat lunak dibeli padahal satu copy dapat digunakan bersama. Selain itu, pemakai akhir mungkin mengembangkan sistem yang telah dikembangkan sebelumnya oleh spesialis informasi atau oleh pemakai akhir lain.

Hilangnya Integritas Data

Pemakai akhir mungkin kurang berhati-hati dalam memasukkan data ke dalam database perusahaan. Pemakai lain mungkin menggunakan data yang salah, namun mengira bahwa data tersebut tepat. Hasilnya adalah output yang tercemar yang dapat menyebabkan manajer membuat keputusan yang keliru.

Hilangnya Keamanan

Dengan cara yang serupa, pemakai akhir mungkin tidak melindungi data dan perangkat lunaknya. Disket dibiarkan tergeletak di meja, hasil cetakan dibuang di keranjang sampah, pintu ruang komputer dibiarkan tidak terkunci, dan seterusnya. Criminal mengakses sistem dan membahayakan perusahaan dengan berbagai cara.

Hilangnya Pengendalian

Para pemakai mengembangkan sistem untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri tanpa menyesuaikan pada suatu rencana yang memastikan dukungan komputer bagi perusahaan.

Karena manfaat potensialnya, perusahaan harus mengembangkan rencana strategis sumber daya informasi yang memungkinkan EUC untuk bertumbuh dan berkembang.Mengenai risiko, jenis pengendalian yang samadengan yang telah bekerja baik pada jasa informasi harus diterapkan pada area pemakai.



sumber

MANFAAT END-USER COMPUTING


EUC memberikan manfaat bagi perusahaan dalam dua cara utama: EUC menyeimbangkan kemampuan pengembang dengan tantangan sistem, serta EUC menghilangkan atau mengurangi kesenjangan komunikasi antara pemakai dan spesialis informasi.

Menyeimbangkan kemampuan dan tantangan

Pemindahan beban kerja pengembangan sistem ke area pemakai membebaskan para spesialis untuk berkonsentrasi pada sistem yang rumit berlingkup organisasi, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik pada area-area tersebut.Para spesialis juga mencurahkan lebih banyak waktu untuk memelihara sistem yang ada/suatu area tanggung jawab yang penting.

Mengurangi Kesenjangan Komunikasi

Kesulitan koomunikasi antara pemakai dan para spesialis informasi telah menganggu pengembangan sistem sejak masa awal komputer.Pemakai memahami area permasalahan tetapi tidak mengerti teknologi komputer.Sebaliknya, spesialis adalah pakar dalam teknologi tetapi tidak menguasai permasalahan.Dengan membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka sendiri, tidak ada kesenjangan komunikasi karena tidak diperlakukan komunikasi.Demikian pula, saat pemakai mengembangkan sebagian sistem mereka, kesenjangan ini berkurang.

Kedua manfaat ini menghasilkan pengembngan sistem-sistem yang lebih baik daripada jika spesialis informasi berusaha mengerjakan sebagian besar pekerjaan itu sendiri.

Kreasi, pengendalian, dan implementasi oleh pemakai

Ketepatan waktu

Flesibilitas dan kemudahan pengguna



sumber

FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENERIMAAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI


Dukungan pengetahuan komputer secara interen organisasi (Internal support), merupakan dukungan pengetahuan teknis yang dimiliki secara individual maupun kelompok mengenai pengetahuan komputer

Pengalaman pelatihan interen organisasi (internal training), merupakan sejumlah pelatihan yang sudah pernah diperoleh pemakai (user) dari pemakai lainnya (other user) atau dari spesialisasi komputer yang ada didalam organisasi perusahaan.

Dukungan Manajemen (Management Support), merupakan tingkat dukungan secara umum yang diberikan oleh Top Manajemen dalam perusahaan

Pengetahuan komputer secara ekteren organisasi (External support), merupakan dukungan pengerahuan teknis dari pihak luar yang dimiliki secara individual maupun kelompok mengenai pengetahuan komputer untuk perusahaan kecil.

Pengalaman pelatihan eksteren organisasi (external training), merupakan sejumlah pelatihan yang sudah pernah diperoleh pemakai (user) dari pemakai lainnya (other user) atau spesialisasi komputer dari pihak luar perusahaan.



sumber

END-USER COMPUTING SEBAGAI MASALAH STRATEGIS


Kita menyadari kecanderungan menuju end-user computing, walau kecenderungan ini mencerminkan kemajuan alamiah dalam penggunaan komputer dan menciptakan sejumlah manfaat nyata, ini bukan tanpa resiko. Para eksekutif perusahaan harus memberikan perhatian cara pelaksanaan end-user computing, untuk memaksimalkan manfaatnya dan meminimalkan resikonya.

Tingkat-tingkat Kemampuan Pemakai Akhir

Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan komputer mereka:

Pemakai Akhir Tingkat Menu (Menu-Level End Users). Sebagian pemakai akhir tidak mampu menciptakan perangkat lunak mereka sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi (prewritten software) dengan menggunakan menu-menu seperti yang ditampilkan oleh perangkat lunak berbasisi Windows dan Mac.

Pemakai Akhir Tingkat Perintah (Command-Level End Users). Sebagian pemakai akhir memiliki kemampuan menggunakan perangkat lunak jadi yang lebih dari sekedar memilih menu. Para pemakai akhir ini dapat menggunakan bahasa perintah dari perangkat lunak untuk melaksanakan operasi aritmatika dan logika pada data. Contohnya, pemakai Microsoft Excel dapat menggunakan perintah-perintah khusus untuk menyelesaikan proses yang tidak mungkin dilakukan melalui penggunaan menu.

Pemakai Akhir Tingkat Perintah (End-Users Programmers). Sebagian pemakai akhir dapat menggunakan bahasa-bahasa pemrograman seperti HTML, Visual Basic, atau JavaScript, dan merekan dapat menggembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.

Personil Pendukung Fungsional (Functional Support Personnel). Di sejumlah perusahaan, para spesialis informasi adalah anggota dari unit-unit fungsional, bukannya unit jasa informasi. Personil pendukung fungsional ini adalah spesialis informasi dalam arti sesengguhnya, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer unit bisnis mereka.

Dua unsur penting menjadi cirri mpat tingkatan emampuan pemakai akhir.Pertama, semua tingkat memiliki kemampuan untuk mengembangkan berbagai aplikasi, dan kedua, tidak seorangpun yang merupakan anggota dari organisasi jasa informasi.


sumber

KENAPA END-USER COMPUTING?


End-user computing berkembang karena empat pengaruh utama:
  1. Meningkatnya pengetahuan tentang komputer. Selama awal 1980-an, dampak dari program-program prndidikan komputer di tingkat universitas dan pra-universitas sangat terasa. Berbagai peningkatan manajemen, terutama di tingkat bawah mulai diisi oleh orang-orang yang mengerti komputer. 
  2. Antrian Jasa Informasi. Para spesialis informasi selalu memiliki lebih banyak pekerjaan daripada yang dapat mereka tangani. Situasi ini menjadi kritis selama awal 1980-an saat para pemakai mulai meminta jasa-jasa informasi untuk dukungan sistem tambahan. Unit jasa informasi tidak dapat menanggapi cukup cepat, dan terjadi timbunan pekerjaan yang menunggu diolah komputer. Sebagian pemakai bahkan harus menunggu dua atau tiga tahun agar pekerjaannya dapat melewati timbunan permintaan yang belum dikerjakan.
  3. Perangkat Keras yang Murah. Pada periode yang sama, pasar dibanjiri oleh komputer mikro yang murah. Para pemakai dapat memperoleh perangkat keras mereka sendiri dengan memesan pada toko komputer local melalui telepon dan membayarnya dengan dana kas kecil.
  4. Perangkat Lunak Jadi. Baik perusahaan perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) memproduksi perangkat lunak yang mampu melaksanakan tugas-tugas akuntansi dasar maupun menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
  5. Perangkat lunak jadi ini menawarkan dukungan yang lebih baik dan kemudahanpenggunaan, dan memempukan perusahaan dan pemakai individu dengan sedikit atau tanpa keahlian komputer untuk menerapkan sistem berbasis komputer.

sumber

JENIS-JENIS END USER COMPUTING


Salah satu study pertama mengenai end-user dilakukan pada tahun 1993 oleh John Rockart dari MIT dan Laurent S Flannery, seorang mahasiswa jurusan MIT. Mereka mengidentifikasikan enam jenis end user computing, yaitu :

End user non pemograman, adalah pemakai (user) ini hanya mempunyai pemahaman komputer yang sedikit atau sama sekali tidak memahami, dan ia memakai software yang telah dibuat orang laiin. Ia berkomunikasi dengan hardware dengan bantuan menu dan mengandalkan orang lain untuk memberikan bantuan tekhnis

User tingkat perintah, adalah pemakai (user) ini menggunakan software tertulis yang telah tersedia. Namun ia juga menggunakan 4GL untuk mengakses database dan membuat laporan khusus

Programmer end user, adalah selain menggunakan software tertulis dan 4GL, pemakai ini juga dapat menulis programnya sendiri dan menggunakan bahasa programan. Karena ia mempunyai pemahaman komputer yang lebih baik, ia biasanya menghasilkan informasi untuk pemakai non-programan dan pemakai tingkat perintah. Contoh pemakai tingkat perintah : insinyur, analis keuangan
Personel pendukung fungsional, adalai pemakai ini ditugaskan di unit fungsional perusahaan dan menangani komputer. ia mempunyai tingkatan sebagai ahli komputer seperti yang ada di unit pelayanan informasi

Personel perndukung komputerisasi end-user, adalah spesialis informasi ini ditugaskan di unit pelayanan informasi , namun membantu end user dalam pengembangan sistem

Programen DP, adalah ia merupakan golongan programer khusus, yang ditugaskan di pelayanan informasi yang diharapkan memberikan dukungan kepada end-user. Dukungan ini biasanya diberikan untuk menetukan harga kontrak


sumber